Akhirnya BBM naik lagi

Akhirnya BBM naik lagi

Malam tadi resmi sudah Presiden Republik Indonesia mengumumkan kenaikan harga BBM. “BBM resmi naik pukul 00.00 WIB, harga premium yang semula Rp 6,500 menjadi Rp 8,500 dan solar yang semula harganya Rp 5,500 menjadi 7,500”, begitulah kutipan pengumuman Presiden malam tadi. Berbagai reaksipun terjadi dimasyarakat, ada yang pro tapi banyak pula yang kontra. Dan satu hal yang pasti, kenaikan harga BBM juga akan diikuti kenaikkan harga bahan-bahan pokok. Siapkah rakyat-rakyat kurang mampu di Negeri ini? siap tidak siap mereka harus siap karena kebijakan telah ditetapkan dan diumumkan. Saya harap pengalihan subsidi ini benar-benar bisa meringankan dan menaikkan taraf hidup rakyat miskin di Negeri ini. Dan pembagian tiga kartu sakti tersebut benar-benar tepat sasaran dan merata.

Saya sadar Negeri kita saat ini sedang tertatih bangkit menuju kejayaan, namun saya juga bersyukur tiada peperangan di Negeri ini. Walaupun sesekali terjadi pertikaian antar suku, dan itu wajar saja karena Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai suku bangsa dan bahasa. Dan saya harap pertikaian-pertikaian kecil itu tak akan pernah memporak-porandakan kesatuan NKRI tercinta ini. Kita pernah menjadi macan asia bersama korea selatan, walaupun sekarang kita tertinggal jauh dengan korea selatan tapi saya yakin Indonesia mampu mengejar ketertinggalan itu. Saya yakin rakyat Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri dan menatap tajam masa depan. Walaupun mungkin sekarang berat bagi rakyat Indonesia menghadapi kenaikan harga BBM ini. Tapi walaupun berat, saya yakin kita bisa. Karena segala seesuatu di dunia ini atas kehendak Tuhan. Mungkin Tuhan yakin kita bisa menghadapi kenaikan harga BBM ini sehingga kenaikan ini dibiarkan. Karena kenaikan harga BBM hanya bagian kecil dari masalah-masalah hidup yang kita hadapi. Marah dan mengeluh tak akan menghasilkan apa-apa. Apalagi demo yang anarkis juga hanya akan menghasilkan kemudaratan. Maka dari itu saudara-saudaraKu, hendaklah kita lebih bijak menghadapi kebijakan ini.