kecelakaan udara

Hilangnya Aviastar

Lagi –lagi pesawat di Negeri ini mengalami kecelakaan. Kali menimpa pesawat perintis bernama Aviastar MV 7503 yang mengangkut 3 awak pesawat, 4 orang dewasa, 2 anak-anak dan 1 balita. Pesawat tesebut dilaporkan hilang pada tanggal 2 Oktober 2015 sekitar pukul 14.00 WITA. Pesawat yang mempunyai rute Masamba – Makassar ini tiba-tiba menghilang. Berbagai macam spekulasipun menyeruak ke permukaan, diantaranya adanya pemotongan rute yang dilakukan pesawat berpenumpang 7 orang ini. Namun hal ini masih diselidiki, dan apabila terbukti maka Aviastar akan mendapat sanksi atas tindakannya tersebut.

Tiga hari berlalu namun pesawat Aviastar MV 7503 belum juga ditemukan. Badan SARS pun sudah memperluas wilayah pencaharian. Namun ada seorang bocah, yang tinggal disekitar wilayah jatuhnya pesawat tersebut yang mengatakan kalau pesawat Aviastra MV 7503 jatuh ke laut Teluk Bone. Informasi dari bocah ini pun ditampung untuk diselidiki lebih lanjut. Namun ada kabar yang mengatakan bahwa tanda-tanda dari pesawat ini sudah ditemukan di sekitar Dusun Gamaru, Latimojong, Luwu. Namun belum dijelaskan secara pasti karena alat yang digunakan antar posko pencarian menggunakan HT dan suaranya tidak jelas. Sedangkan untuk mencapai Latimojong memerlukan waktu 3 jam dari BUA. Karena itu masih perlu waktu untuk memastikan apakah tanda-tanda keberadaan Aviastar sudah ditemukan. Namun pada sore hari ketika pesawat ini dinyatakan hilang, sinyal hp milik pilot dan teknisi pesawat ini terdeteksi. Apakah dua awak ini lupa mematikan hpnya?! Namun apabila hp dua awak pesawat ini lupa dimatikan, mengapa tak terdeteksi dari pesawat lepas landas?! Mengapa sinyal kedua hp ini terdeteksi ketika pesawat ini dinyatrakan hilang?! Mungkinkan kedua hp ini dinyalakan setelah pesawat jatuh, tapi kecil kemungkinan hal itu terjadi.

Apapun penyebab pesawat itu jatuh, harapan saya semoga pesawat cepat ditemukan dan seluruh penumpang dan awak pesawat selamat. Karena sudah terlalu banyak duka di Negeri. Dan semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran oleh pilot-pilot di Negeri ini dalam menerbangkan pesawat yang mereka bawa. Karena ada banyak nyawa yang berada di tangan mereka.