Mylife, My story VIII

Mylife, My story VIII

Come Back…..

Its feel soooo long, really really long time. I miss U my blog, miss U so much. My job make me can’t write cause washing my time. Give me pressure and push me to hard work and make me feel so tired. Different things when Im writing, I felt so happy and so fun.

Menulis sesuatu yang membahagiakanku, entah kenapa ketika menulis hatiku selalu berbunga-bunga. Meskipun kadang aq menulis sesuatu yang sedih, hal itu tetap membuat hatiku bahagia. Tulisanku seperti obat penawarku, dikala sedih maupun senang, dikala sakit maupun sehat. Lama tidak menulis, membuatku sedih tapi keadaan membuatku harus terus menunda hasratku untuk menulis. Hingga akhirnya rasa rindu untuk menulis tak sanggup lagi ku bendung dan akhirnya hari ini kusempatkan diri untuk menulis. Senang rasanya bisa menulis lagi, rasanya seperti menarik jarum yang terus-terusan menusuk hati dan rasanya plong. Aaahhh….hal sesedarhana ini ternyata bisa membuatku bahagia. Tak apa, setidaknya aku tak perlu biaya besar untuk bahagia. Cukup dengan menulis saja dan akupun akan tersenyum sendiri membaca tulisanku hihihihi….

Tuhan sungguh sayang padaku, sedari kecil selalu mendidikku dengan kesedihan dan air mata. Hingga ku tau sedikit tentang dunia. Hanya sedikit tak banyak, masih banyak hal lagi yang harus kupelajari. Seperti Kata Om Mario Teguh “Kehidupan bukanlah seperti Guru yang menjelaskan terlebih dahulu pelajaran sebelum memberi ujian kepada siswanya, berbeda halnya dengan kehidupan. Kehidupan selalu memberi kita ujian dan berharap kita memetik pelajaran dari ujian tersebut. Dan aku sudah banyak belajar dari kesedihan dan asinnya air mata yang selalu terminum olehku. Tak apa, setidaknya sekarang aku menjadi anak yang tegar walaupun tak setegar yang ku harapkan.

Setidaknya Tuhan sudah memberiku kebahagian melalui tulisanku sendiri. Yah, Tuhan sungguh sayang padaku, sungguh-sayang sayang padaku. Dan Aku berharap Aku selalu berada dalam perlindungan-Nya sejauh apaupun kaki ini melangkah.