Blog

Nassar atau Musdalifah, siapakah yang salah?

Sudah lucu pasangan beda usia yang satu ini, indahnya resepsi pernikahan mereka yang bertema 1001 sekarang seperti sirna tak berbekas dan tak ada yang tersisa selain rasa marah, kecewa, dan sakit hati. Memang sudah banyak yang meramalkan kalau pernikahan mereka tidak akan bertahan lama. Yah, walaupun mereka sudah berjuang sekuat tenaga untuk mempertahankan rumah tangganya, namun mereka kalah dalam dahsyatnya ombak kehidupan. Mungkin perbedaan umur yang cukup jauh dan perbedaan status sosial juga ikut menggerus rasa cinta di hati mereka.

Apakah rasa cinta yang dulu pernah ada diantara mereka sudah musnah dan berganti rasa marah dan kecewa. Kemesraan yang dulu sering dipertontonkan oleh keduanya seperti cuplikan iklan di layar kaca yang hadir sebentar lalu hilang begitu saja. Mengapa rasa cinta antar sesama manusia sering kali berubah? Bahkan perubahannya sangat cepat dan drastis, kadang juga berubah jadi sangat mengerikan. Mungkin karena manusia sangat mudah dipengaruhi, dipengaruhi oleh keadaan disekitarnya.

Kini dua insan yang dulu pernah saling mencinta ini saling perang mulut di media, saling bongkar kesalahan masing-masing. Lalu siapakah yang salah? Saya kira tidak ada yang salah, karena mereka punya alasan masing-masing atas setiap tindakan yang mereka lakukan. Andaikan salah satunya ada yang salah, bukannya manusia memang tempatnya salah. Karena itulah kita diwajibkan untuk terus belajar dan belajar hingga akhir hayat kita. Sebanyak apapun kita belajar itu tidak akan pernah cukup, karena akan selalu ada hal baru yang harus kita pelajari. Dan saya harap, kita pun bisa mengambil hikmah dan memetik pelajaran dari kejadian Nassar dan Musdalifah ini. Amiiiiin